|
Pernyataan
Visi dan Misi (Statement Of Faith)
Stories
Revival
Equipment
Isi
Buku Tamu
Lihat
Buku Tamu
|
|
Only 4 Jesus
BILUR-BILUR YESUS
“Tetapi Dia
tertikam oleh karena pemberontakan kita, Dia diremukkan oleh karena
kejahatan kita” (Yesaya 53:5a)
Tuhan Yesus mati di kayu
salib untuk menjadi pengganti bagi kita, dalam proses sebelum disalibkan,
Ia mengalami siksaan yang sangat kejam dan menderita kesakitan yang amat
dasyat. Paling sedikit ada 7 (tujuh) jenis luka-luka yang diderita oleh
Tuhan Yesus. Ketujuh luka-luka Tuhan Yesus itu adalah :
1. Luka Memar dan Bengkak.
Para prajurit memukuli Tuhan Yesus sampai wajahNya dan kulit kepalaNya
memar dan bengkak, nabi Yesaya menggambarkan “Begitu buruk rupanya,
bukan seperti manusia lagi” (Yesaya 52:14). Luka-lukaNya menggenaskan,
namun luka-luka itu adalah harga yang harus dibayarNya untuk menebus dosa
manusia. Ketika para prajurit memahkotai kepala Yesus dengan duri, darah
segar mengalir dari setiap bagian kepalaNya. Duri-duri yang tajam menembus
syaraf-syaraf kepalaNya. Betapa menderitanya dan sakitnya Juru Selamat
kita yang sedang berjuang membebaskan manusia dari kuasa dosa.
2. Pendarahan Otak.
Ketika berkali-kali para prajurit Romawi memukul kepala Tuhan Yesus dengan
tongkat, maka terjadilah pendarahan hebat pada otak. Jaringan lunak kepala
Yesus rusak total karena pukulan-pukulan yang keras, tetesan dan leleran
darah mengalir keluar melalui permukaan kulit kepala, yang menimbulkan
migrain (sakit kepala) yang hebat.
Saya pernah melihat seorang pasien yang sedang diobati karena mengalami
pendarahan pada bagian kepalanya. Sungguh sangat mengerikan sebab banyak
darah yang keluar dari luka yang dideritanya itu.
Tuhan Yesus mengalami pendarahan tidak hanya pada satu titik luka tetapi
pada banyak luka di kepalaNya. Tuhan Yesus rela menderita demikian karena
mengasihi saudara dan saya. Melalui penderitaanNya Yesus mampu menghapus
kita dari dosa, pemberontakan dan kejahatan kita.
3. Luka Perforasi.
Sebelum kayu salib ditegakkan, para prajurit Romawi dengan brutal memasang
paku menembus tendon (urat syaraf) pembuluh darahNya, menembus pergelangan
tanganNya. Tangan yang pernah diletakkan diatas kepala anak-anak, menjamah
orang sakit dan mencelikkan orang buta. Paku-paku tajam menembus
ligamen-ligamen yang mengikat tujuh tulang pergelangan tangan dan
pergelangan kakiNya. Betapa menderitanya Tuhan kita ketika paku-paku itu
merobek syaraf-syaraf utama beserta cabang-cabangnya yang ada didaerah
sensitif ini. Cedera pada syaraf di tengah pergelangan tanganNya
menimbulkan rasa yang sangat sakit pada ujung-ujung jari, menyebar sampai
punggung dan leherNya.
4. Luka Tembus.
Prajurit Romawi mendekati orang-orang yang disalib dan untuk memastikan
bahwa mereka sudah mati maka prajurit itu mematahkan kaki mereka. Pada
saat mereka berdiri didepan salib Yesus prajurit Romawi itu tidak
mematahkan kakiNya melainkan mengambil tombak dan menusukkan pada lambung
Tuhan. Darah dan air mengalir dari jantung Tuhan kita. Matius menuliskan
“Sebab inilah darahKu, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak
orang untuk pengampunan dosa”
5. Kulit Yang Berdarah.
Cambuk yang diayunkan oleh para prajurit Romawi telah merobek-robek dada
dan punggung Kristus. Timbul luka mengelupas sebagai akibat cambukkan itu.
Dosa-dosa kita telah merobek-robek Tuhan kita. Kejahatan kita telah
membuat cambukan prajurit Romawi semakin banyak dan bilur-bilurNya semakin
nampak mengerikan. Tuhan Yesus rela menderita seperti ini karena mengasihi
saudara dan ingin membebaskan kita dari segala dosa dan akibatnya.
6. Luka ligamen.
Para ahli anatomi sependapat bahwa ada 206 tulang pada orang dewasa dan
230 tulang pada anak-anak. Tulang-tulang itu dipersatukan oleh selaput
pengikat dan ligamen-ligamen yang mempunyai persarafan dan pendarahannya
sendiri.
Ketika tubuhNya terpaku diatas kayu salib, beban yang begitu berat
merenggangkan ligamen-ligamen pengikat sendi- sendi melebihi kekuatanNya.
Ligamen yang robek dan sendi yang terenggang menyebabkan rasa nyeri yang
amat sangat pada diri Tuhan Yesus.
Pada suatu kali saya harus mengejar bis yang sedang berjalan
perlahan-lahan, tanpa saya sadari kaki kanan saya menginjak batu kecil dan
mengakibatkan kaki saya terkilir, saya merasakan bagian pergelangan kaki
saya sebelah kanan sakit sekali, saya segera membawanya ke tukang pijat
untuk mengembalikan tulang yang terlepas dari sendinya. Dan meskipun sudah
dikembalikan namun rasa sakit dan memar masih saja saya rasakan untuk
waktu dua sampai tiga hari berikutnya. Daud menuliskan tentang penderitaan
Tuhan Yesus “segala tulangku terlepas dari sendinya” (Mazmur 22:15).
Apa yang saya derita baru satu tempat saja namun Tuhan kita pada segala
tempat terlepas dari sendinya. Dapatkah saudara membayangkan betapa
sakitnya ? seperti struktur tubuhNya yang robek dan hancur dapat
disembuhkan, demikian juga Yesus Kristus dapat menyembuhkan persekutuan
yang rusak dan memulihkan hubungan yang renggang. Allah membuat semuanya
mungkin melalui AnakNya yang dikasihiNya.
7. Luka kompresi.
Tali rami dipakai oleh prajurit Romawi untuk mengikat tangan Yesus; hal
itu mengakibatkan aliran darah yang menuju tanganNya terhambat dan
meninggalkan bekas luka dikulit. Mereka membelenggu Dia, mengikat seluruh
struktur yang ada dipergelangan tangan dan lenganNya. Dia diikat dengan
tali untuk melepaskan dosa kita Dia dibelenggu untuk membebaskan kita dari
belenggu dosa.
Saudara-saudara kiranya ketujuh luka yang diderita oleh Yesus dapat
menjadi bahan renungan kita pada masa pasca paskah ini yang pada akhirnya
kita dapat melihat betapa besarnya kasih dan pengorbanan Kristus bagi kita
semua.
Dan sekarang jawablah pertanyaan saya, apa yang sudah saudara perbuat
untuk Tuhan? Tuhan Yesus memberkati saudara...Amien.
oleh Daniel Puji Sutyasno
INDEX
|PERNYATAAN VISI & MISI | STORIES |
REVIVAL
| EQUIPMENT
| ISI
BUKU TAMU | LIHAT
BUKU TAMU
|