Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!

 -



Pernyataan Visi dan Misi (Statement Of Faith)

Stories

Revival

Equipment

Isi Buku Tamu

Lihat Buku Tamu

Only 4 Jesus

 -
Brownsville: Tuhan Membukakan Pintu Surga

Sabtu, 28 Februari 1998

Malam itu tidak berjalan seperti biasanya. Udara dipenuhi dengan atmosfir kegembiraan ketika kami tiba di KKR Brownsville malam ini. Empat buah bis besar yang bertengger di lapangan parkir menandakan akan ada jumlah orang yang sangat besar. Paduan suara remaja berkumpul di luar ruangan dan berlatih sebuah lagu sambil diperhatikan oleh banyak orang yang lalu-lalang.

Akhirnya ibadah dimulai beberapa menit setelah pukul 19.00. Lyndell Cooley memainkan piano dan bagaikan seorang tour guide yang membimbing memimpin penontonnya ke dalam ruangan bawah tanah yang penuh dengan harta karun, ia membimbing kami masuk ke dalam ruang takhta Allah. Saya tidak tahu apakah yang saya lihat itu benar atau tidak, tapi saat kami memuji dan menyembah Tuhan, sementara saya menutup mata saya sebentar saya melihat 4 malaikat berpostur besar berdiri di tengah-tengah ruangan, masing-masing menghadap Timur, Barat, Utara, dan Selatan. Setiap mereka memegang terompet panjang dan ketika mereka meniupnya, sebuah awan putih besar yang berada di atas mereka terbuka dan sebuah cahaya yang sangat-sangat terang dan menyilaukan muncul dari tengah-tengah awan itu, dan hanya itu saja yang dapat saya lihat. Ini adalah sesuatu yang saya lihat dalam roh saya. Tapi saya tidak pernah melihat hal seperti itu sebelumnya dan saya berpikir bahwa sesuatu yang menakjubkan akan segera terjadi

Penyembahan itu terasa lebih kental dan intim daripada biasanya. Kemudian Lyndell berkata bahwa ia ngin menyanyikan sebuah lagu lama (klasik) yang ditulis oleh William Booth dari jaman Kebangkitan Wesley, yang berjudul "Send Down the Fire" (Turunkan Api itu). Ia menyanyikannya dengan cara yang mengagumkan. Tuhan membuka pintu surga dan menumpahkan Roh-Nya ke dalam tempat kudus itu.

Kemudian Tuhan berbicara kepada Steve Hill dan berkata padanya bahwa jika sekarang ia mau menantang orang-orang yang terikat atau kerasukan setan, terlibat dalam sihir, bermimpi tentang kehadiran setan, atau memiliki ilmu setan untuk maju ke depan altar, maka Tuhan akan melepaskan mereka semua. Steve adalah orang yang selalu taat kepada Tuhan dan ia menantang mereka untuk maju ke depan. Tadinya saya berpikir bahwa akan ada dua atau tiga orang saja, tapi ternyata ada lebih dari 50 orang yang turun ke altar. Steve berdoa, mengikat setan didalam nama Yesus dan Tuhan melepaskan orang-orang itu dari ikatan mereka. Suasana menjadi penuh dengan sukacita dan penyembahan kepada Tuhan terasa semakin intim. Lalu Steve meminta pendeta Kilpatrik, pendeta Robertson, Dr. Michael Brown dan beberapa staf lainnya untuk membantunya mendoakan orang-orang yang maju ke depan itu. Dan sementara mereka berdoa, Tuhan menjamah hidup orang-orang tersebut dan hidup mereka berubah untuk selamanya.

Setelah itu, pendeta Kilpatrick dan Dr. Brown merasakan dorongan untuk berdoa bagi orang-orang lain dan Roh Kudus mengalir di seluruh bagian ibadah itu. Saya belum pernah melihat hal-hal seperti itu. Steve, dengan pimpinan Roh Kudus, telah mengadakan altar call tanpa membagikan firman terlebih dahulu, tapi tetap saja altar dipenuhi orang yang meresponinya. Roh Kudus telah menghakimi hati orang-orang tanpa ada kata-kata pertobatan dari khotbah. Kini sungai Allah sudah mengalir dan membanjiri dengan deras setiap orang di tempat itu.

Lyndell Cooley melakukan sesuatu yang cukup mengejutkan, ia menghampiri drum dan mulai memainkannya dengan pengurapan yang benar-benar mengagumkan bagi diri saya. Para pendeta berkeliling ruangan mendoakan orang-orang sesuai dengan pimpinan Roh Kudus. Di atas balkon, di sela-sela jalan, di mana-mana, sungguh fantastis. Sungguh suatu saat yang indah sehingga Anda mungkin merasa dapat mengangkat kedua kaki Anda dan terbang ke atas. Anda dapat merasakan hadirat Tuhan sangat dekat dan intim. Seluruh tim puji-pujian tersungkur di lantai sambil berdoa, hampir seluruh pemain orkestra terbaring dilantai 'dibantai dalam Roh' (slain in the spirit), hampir seluruh paduan suara remaja terjatuh dalam Roh saat pendeta Kilpatrik hanya menyentuh sedikit saja. Bahkan Lyndell Cooley menjadi lebih haus dan beranjak keluar dari drum dan meminta pendeta Kilpatrick mendoakannya. Pendeta itu melakukannya dan Lyndell terjatuh seperti sebuah karung yang penuh batu. Dan ketika akhirnya ia dapat berdiri lagi, ia harus dibantu oleh seseorang untuk keluar dari panggung karena sedang sangat mabuk dalam Roh.

Banyak orang mungkin berpikir bahwa KKR ini akan mendapatkan banyak uang... tapi justru malam itu tidak diadakan persembahan. Hanya Tuhan saja yang beracara. Jiwa-jiwa baru ditambahkan ke dalam Buku Kehidupan, setan-setan diusir keluar sehingga banyak jiwa-jiwa menerima kelepasan untuk pertama kalinya dalam hidup mereka, dan dimana-mana setiap orang merasa diberkati dan hidup mereka berubah selamanya. Ketika acara usai, jam sudah menunjukkan pukul 21.00. Itu adalah tiga jam bersama Tuhan yang paling dahsyat yang pernah saya alami dalam hidup saya, dan coba bayangkan... ini baru permulaannya saja.

oleh Terry L. Richardson
TRIchar384@aol.com


diterjemahkan oleh valent
sumber asli: Blessings Page; @copy;1994-2000 ArchiTECH Information Designs, Inc unless otherwise noted.


 -
INDEX |PERNYATAAN VISI & MISI | STORIES
| REVIVAL | EQUIPMENT | ISI BUKU TAMU | LIHAT BUKU TAMU