Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!
Aktualita Dunia Islam
No. 67/II, 15-21 Mei 1998
https://www.angelfire.com/id/aktualita
 

WAWANCARA

Sheikh Muhammad Stubla,
Presiden The Albanian Islamic Society (AIS) di London:

''Setelah Tragedi Bosnia, Dua Juta Muslim Kosovo Sasaran
Genocide Baru''

Berikut ini adalah hasil wawancara antara Sheikh Muhammad Stubla, Presiden The Albanian Islamic Society London, dengan majalah Nidaul Islam yang diterbitkan pada edisi April-Mei 1998 lalu, petikannya kami sajikan untuk pembaca.

***

Dapatkan anda memperkenalkan organisasi anda kepada kami?
The Albanian Islamic Society (Masyarakat Muslim Albania) didirikan enam tahun lalu, guna menampung komunitas muslim Albania di Inggris. Organisasi kami bergerak dalam bidang da'wah Islam dan pendidikan. Juga  bertujuan memikirkan nasib muslim lainnya di wilayah Balkan.

Masalah apa yang dihadapi Kosovo saat ini? Dan adakah perlawanan yang dilakukan masyarakat Kosovo melawan warga-warga salib Serbia?
Penting diketahui bahwa kampanye penindasan dan tuntutan Serbia terhadap muslim Kosovo sudah dimulai sejak 1912 lalu, akibat mundurnya Turki Usmani dari Balkan, dan setelah muslim Albania berdiaspora ke lima negara sebagai hasil dari Konferensi London 1913. Tanah warga Albania juga dipisah kedalam wilayah Albania, Kosova, sebagian Montenegro, sebagian Macedonia, dan sebagian lagi Yunani.

Maksud dari pemisahan ini adalah untuk mencegah muslim membentuk sebuah kekuatan di wilayah Balkan, dan menganggap remeh fakta bahwa mereka adalah penduduk asli di wilayah tersebut.

Bukti-bukti menunjukkan bahwa ethnic cleansing terhadap Muslim adalah tujuan utama dibalik kebijakan-kebijakan Serbia. Inilah sebabnya, sejak 1989, warga muslim Albania telah dijadikan subjek penekanan terus-menerus dari tentara dan polisi Serbia.

Pembantaian terakhir di Bosnia mengingatkan kepada kita sebuah genocide baru yang akan menimpa 2 juta warga Kosovo. Warga Kosovo memperjuangkan kemerdekaan dan melaksanakan hak-haknya ditanah air mereka sendiri, dan membebaskan diri dari pendudukan Serbia yang telah dialami warga Kosovo dalam kurun waktu yang lama.

Warga muslim Albania di Kosovo memproklamirkan kemerdekaan mereka dari Yugoslavia pada 1992, dimana pada saat yang sama wilayah-wilayah lainnya menyatakan kemerdekaannya seperti Slovenia,  Kroasia, Bosnia dan Macedonia.

Warga Albania telah memutuskan untuk merdeka, dan mereka siap memperjuangkannya. Mereka tidak ingin solusi lainnya, berapapun harganya yang harus dibayar.

Dapatkah anda menceritakan secara detail peristiwa pembantaian yang pernah diberitakan oleh media massa di desa-desa Muslim di wilayah Kosovo Tengah?
Ratusan tank, kendaraan bersenjata dan helikopter, serta ribuan tentara dan polisi Serbia mengepung wilayah Drenica dan sekitarnya, kemudian mulai menembaki muslim yang tak bersenjata. Mereka membunuh anak-anak, wanita dan orang tua. Mereka menghancurkan rumah, minum alkohol dan mencoreti tembok-tembok dengan kata-kata yang menyakitkan. Mereka juga merampok semua harta milik warga muslim.

Apa itu Kosova Liberation Army? Dan apa tujuannya?
Kosova Liberation Army (KLA) adalah sebuah organisasi Islam Albania yang berusaha mempertahankan diri, masyarakat, tanah air dan agama mereka dengan segala kemampuan yang mereka miliki. Juga bertujuan membebaskan tanah air mereka dari musuh, dan berusaha memerdekakan negerinya.

Seberapa efektifkan pergerakan Islam di Kosovo? Dan apa ukuran yang diambil dalam realitas konflik di Balkan sehingga ini merupakan persoalan agama?
98% warga Albania di Kosovo adalah Muslim, dan organisasi mereka tersebar diseluruh wilayah Kosovo. Mereka memiliki dewan syari'ah (Islamic Mashiyakha) yang mewakili mereka. Mereka juga memiliki sejumlah sekolah dan college (kolese) Islam.  Dewan Syariah merupakan faktor vital dan penting dalam memainkan perannya ditengah situasi kritis, dewan ini berusaha memenuhi keinginan warga muslim Albania yang mencari kemerdekaannya, dan ini adalah satu-satunya solusi. Tak peduli dengan usaha musuh-musuh Islam untuk mengeliminasi Islam dan warga Islam,  mereka akan menghadapi apapun yang terjadi, karena Islam memiliki kekuatan sementara yang lainnya adalah penuh kebohongan.

Bagaimana kabar terakhir perlawanan, dan sejauh mana penyebaran informasinya?
Perlawanan di Kosovo tetap berlanjut dan terus berkembang. Warga muslim Albania di Kosovo telah mengalami masa-masa kritis dan menjadi subjek penekanan, pengepungan dan pengawasan ketat dari Serbia.  Itulah sebabnnya mengapa mereka tidak memiliki kemampuan menahan gempuran musuh dengan senjata yang lebih modern dan menyebarkan informasi yang mereka dapatkan.

Apakah warga muslim menerima bantuan dari Albania, baik pemerintah maupun warganya?
Albania telah menyatakan bahwa mereka tidak akan meninggalkan Kosovo. Sejumlah demonstrasi besar meledak di seluruh Albania dan ini menunjukkan simpati mereka terhadap saudaranya di Kosovo.  Macedonia juga menjadi saksi terjadinya demonstrasi di wilayahnya, termasuk Turki. Ini fakta, bahwa demonstrasi yang terjadi disebagian dunia dimana warga Albania tinggal melibatkan seluruh lapisan. Dan ini sebuah pesan yang sangat jelas kepada seluruh dunia bahwa warga Albania tidak akan meninggalkan saudaranya di Kosovo.

Apa peran yang dilakonkan Yunani dalam konflik di Kosovo?
Peran Yunani tampak dalam upaya memuluskan jalan genocide oleh Serbia. Hal ini terlihat sejak ambruknya pemerintahan Albania tahun lalu, terutama dalam peranannya menempatkan orang-orang di pemerintahan Albania yang loyal terhadap Yunani, serta lemah dan tidak mampu menyelesaikan konflik di Kosovo.  Akibat ulah Yunani ini, secara tidak langsung, menambah keberanian Serbia dalam melakukan genocide terhadap muslim Kosovo.

Yunani selama ini memang selalu membantu Serbia, dan tetap mereka lakukan sampai hari ini, sebagaimana mereka melakukannya dalam perang Bosnia. Yunani adalah satu-satunya negara yang menentang embargo senjata di bekas Yugoslavia tersebut.  Mereka tetap menyelundupkan senjata dan pasukan untuk membantu Serbia dalam menghabisi kekuatan Islam di Balkan.

Bagaimana sikap warga muslim Albania dalam menghadapi pasukan Serbia?
Selama beberapa tahun ini, polisi Serbia menggeledah senjata ke rumah-rumah penduduk, dan mereka melucuti senjata yang dimiliki warga Kosovo.  Itulah sebabnya sekarang warga Kosovo menjadi sasaran genocide dan pembantaian. Warga Kosovo, bagaimanapun, tidak akan menyerah kepada musuh, dan mereka akan bertahan dengan segala kemampuannya.

Apakah muslim di Kosovo belajar dari pengalaman Bosnia?
Warga muslim Kosovo menyadari tabiat orang Serbia dan tujuan-tujuan brutalnya, dan apa yang telah terjadi di Bosnia Herzegovina bukanlah hal baru. Fakta membuktikan bahwa Serbia pernah melakukan kejahatan yang sama pada Perang Dunia (PD) pertama dan kedua, dan mereka terus mengulanginya lagi dari waktu ke waktu.

Adakah pesan terakhir yang ingin anda sampaikan?
Warga muslim Albania di Kosovo saat ini sangat membutuhkan dukungan material (dana, senjata) dan moral. Mereka berharap agar setiap bantuan dapat disampaikan secepatnya melalui lembaga-lembaga solidaritas Kosovo yang telah di bentuk selama ini.  (nida-ul-islam/afd)

***

Perusahaan Minuman Terbesar Izinkan Karyawannya Berjanggut
*Baik karena alasan keagamaan maupun kesehatan

Washington DC, AS
The Council on American-Islamic Relations (CAIR) pada Selasa (21/4) lalu mengumumkan bahwa perusahaan  Coca-Cola bottling company akan mengubah kebijakan yang melarang karyawannya berjanggut ketika memasarkan produknya ke para pelanggan. Kebijakan baru tersebut akan mengizinkan sewarga karyawan perusahaan tersebut memelihara janggut karena alasan keagamaan maupun kesehatan.

Keputusan baru ini muncul setelah CAIR mengajukan keberatan atas kebijakan Coca Cola Bottling Co. yang sangat merugikan karyawannya terutama yang beragama Islam. Kasus ini mencuat setelah perusahaan tersebut menolak mempekerjakan sewarga supir Muslim karena si pencari kerja tersebut memelihara janggut.

Dalam suratnya yang ke-2 pada bulan Maret lalu, pejabat perusahaan Coca Cola menjelaskan bahwa mereka bukannya menolak mengakomodasi alasan-alasan keagamaan, karyawan tersebut bukannya tidak diizinkan bekerja di bagian penjualan, tetapi dianjurkan untuk tidak menempati posisi di bagian yang berhubungan dengan para pelanggan. Pekerja muslim tersebut akhirnya diterima bekerja di bagian gudang.
 
Dalam diskusi lebih lanjut dengan CAIR, pejabat kantor pusat Coca-Cola di Atlanta, Georgia, akhirnya setuju untuk mengganti semua kebijakan pelarangan janggut.

"Kami menghargai komitmen Coca-Cola atas keberagaman agama di lingkungan kerjanya," kata Direktur Eksekutif CAIR, Dr. Nihad Awad.  "Dalam perkembangan komunitas muslim di Amerika, terlebih dalam lingkungan kerja bagi muslim, keputusan ini merupakan satu bentuk akomodasi yang harus diperhatikan oleh para manajer dan para HRD (human resources department),"  tambah Awad.

Dalam konteks Indonesia, hendaknya komitmen untuk menghargai dan melindungi para pekerja ini, diterapkan juga oleh para manajer dan divisi HRD pada perusahaan-perusahaan di Indonesia terutama yang berkaitan dengan keyakinan keagamaan sewarga karyawan. Misalnya keluangan waktu untuk melaksanakan sholat lima waktu dan Jum'at, penghormatan dan perlindungan terhadap karyawatinya yang berjilbab, penghormatan atas bulan suci Ramadhan, dan lain-lain. (cair/msanews/afd)

***

Roger Garaudy Hidup Dalam Bahaya

Doha, Qatar
Pemikir muslim Perancis Roger Garaudy mengatakan bahwa ia telah menerima ancaman dirinya tidak akan menjalani sisa waktu hidupnya secara aman. Harian berbahasa Arab Al-Raya dalam menanggapi ancaman yang ditujukan kepada Garaudy menyarankan agar beliau diizinkan membawa senjata untuk menjaga diri.

Polisi Perancis meyakini bahwa Yahudi Ekstremis dan aktivis Zionis di Perancis berada di belakang ancaman tersebut. Organisasi Zionis telah mengkampanyekan perlawanan melawan pemikir muslim tersebut sehubungan dengan diterbitkannya buku kontroversial beliau berjudul "The Founding Myths of Israeli Politics" yang menohok 'kemapanan' Zionis Yahudi selama ini. (ptimes/afd)

***

Lebih 500 Ribu Warga Palestina Ditahan Israel Sejak 1967

Nablus, Palestina
The International Solidarity for Human Rights (Solidaritas Internasional untuk hak-hak Azasi) melaporkan bahwa sejak pendudukan Israel ke Palestina, Israel telah menahan sedikitnya 535.000 warga Palestina antara 1967 dan 1987. Ditambahkan juga bahwa lebih dari 3.000 warga Palestina sekarang ditahan di penjara-penjara Israel.

Kelompok hak azasi juga membeberkan data-data lengkap sehubungan penahanan yang dilakukan oleh Israel.
* Israel menahan sekitar 175.000 warga Palestina selama berlangsungnya intifadah (1987-1994)
* 12.500 warga Palestina ditahan sejak ditandatanganinya Kesepakatan Oslo pada 13 September 1993
* 10.500 warga Palestina ditahan sejak ditandatanganinya Perjanjian Oslo ke-2 di Kairo pada  4 Mei 1994
* 6.000 warga Palestina berada dalam pengawalan dan pengawasan sejak ditandatanganinya Perjanjian Taba pada 28 September 1995
* 114 warga Palestina tewas di penjara-penjara Israel sejak pendudukan pada Juni 1967 di wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza.
 * Yousef Jabali adalah warga Palestina pertama yang tewas dalam interogasi di penjara pusat di Nablus pada Januari 1968
* Abdel Qader Abul Fahem adalah tahanan Palestina pertama yang tewas karena mogok makan pada 11 Juli 1970
* Mogok makan para tahanan Palestina di penjara Israel dilaporkan terjadi di  penjara Kfar Yona dan Ramleh pada 1967
* Mogok makan terlama yang dilakukan tahanan Palestina berlangsung selama 45 hari dan dimulai di penjara Ashkelon pada 11 Desember 1976
* Ali Awadh Jamal dari Jenin, sebelah utara Tepi Barat, adalah warga terlama yang ditahan tanpa surat-surat penahanan,  ia mendekam dipenjara selama 6 tahun 9 bulan. Ia dibebaskan pada Maret 1982, tapi kemudian dikenakan tahanan rumah sampai Februari 1984.
* Khalil Al Ra'e dari Gaza adalah tahanan Palestina paling senior di penjara Israel. Ia menghabiskan umurnya dipenjara sejak Maret 1974 sampai sekarang.
* Tahanan Palestina paling tua adalah Mohammed Nu'erat dari Maithalon dekat Jenin. Ia lahir pada 1929. Ia menghabiskan umurnya dipenjara sejak Maret 1967.
* Hassan Salameh dari Khan Younes (Gaza), 27, adalah warga yang paling lama dijatuhi hukuman penjara oleh pengadilan Israel.  Salameh (pemimpin sayap militer Hamas) harus menghabiskan sisa hidupnya dipenjara selama 1.170 tahun (46 kali 20 tahun, total 1.170 tahun).
* Sekitar 200 warga Palestina sekarang berada di tiga penjara Israel tanpa melalui proses pengadilan
* 350 tahanan menderita macam-macam penyakit, termasuk 70 kasus yang perlu ditangani segera
* 100 tahanan yang berada dalam tahanan berusia di bawah 18 tahun
* 176 warga Arab dari Lebanon, Syria, Dataran Tinggi Golan, Jordan, Mesir, Aljazair, Libya, Sudan and Irak berada dalam penjara-penjara Israel, termasuk 18 warga Lebanon yang berstatus tahanan penuh.
* 40 tahanan Palestina berasal dari tahun 1948 (ketika Palestina diduduki Israel). Mereka didakwa melakukan persekongkolan dengan para pejuang Palestina. (ptimes/afd)