Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!
What a Game....

Kamis, 21 Agt 2003
Bravo Kebo Giras

Tekuk PSDS, Buka Peluang ke Papan Tengah.
DELI SERDANG - Sanusi Rahman akhirnya membuktikan kehebatannya dalam mengarsiteki Petrokimia Putra. Betapa tidak, sejak diangkat menjadi pelatih kepala, menggantikan Alexander Sikov pekan lalu, tak diduga mantan asisten Kebo Giras ini sukses memetik dua hasil gemilang untuk Petro.

Setelah berhasil menekuk Persikota Tangerang 3-2, Petro membuat kejutan dengan menjungkalkan tuan rumah, PSDS Deli Serdang di Stadion Lubuk Pakam, Deli Serdang dengan skor 3-1, kemarin.

Sukses ini tentu menjadi tamparan keras bagi Sikov. Sebab, sebelumnya pelatih asal Moldova itu gagal memberikan kemenangan kepada Petro dalam lima kali pertandingan terakhir. Yakni, saat menjamu Persib (1-1), dan Arema (1-1). Lainnya saat tampil di kandang Persija (3-1), Pelita (3-0), dan Barito Putra (1-0).

Sikov pantas malu karena sebelumnya juga berkoar bahwa jeblok-nya prestasi Petro bukan semata karena dirinya. Tapi, katanya, lebih pada minimnya materi pemain Kebo Giras. Termasuk, pada saat Petro menang dari Persikota beberapa waktu lalu, Sikov masih sempat mengeluarkan cibiran.

"Tidak ada yang istimewa dari penampilan Petro kemarin. Modal mereka cuma fighting spirit sehingga bisa menang. Tapi, modal semangat tidak akan terlalu cukup untuk bisa menang di partai tandang," kata Sikov sehari setelah Petro menang atas Persikota di bawah polesan Sanusi.

Nah, dengan kemenangan ini, entah apa lagi yang akan dikatakan Sikov. Sikov sendiri kemarin tidak bisa dikonfirmasi soal kemenangan ini. "Sekarang mau minta bukti apa lagi," kata pemain senior Petro, Widodo C. Putra.

Secara umum, penampilan Jainal Ichwan dkk sebenarnya tidak istimewa. Terutama pada babak pertama. Para pemain masih terlihat canggung dan sering melakukan kesalahan sendiri. Kondisi mulai membaik setelah pada menit ke-39, Jainal Ichwan menjebol gawang PSDS.

Setelah turun minum, pasukan Traktor Kuning -julukan PSDS- meningkatkan daya gedornya. Ansyari Lubis dkk terlihat ngotot ingin mengejar ketinggalan. Memang, kerja keras ini membuahkan hasil. setelah pada menit ke-63, Ivan Asenjo merobek gawang M Syahbani.

Keberhasilan menyamakan kedudukan ini semakin membuat tim tuan rumah bernafsu. Praktis, mereka mengurung pertahanan Petro. Tapi, disitulah petaka terjadi. Di tengah usaha memburu gol kemenangan, tuan rumah kecolongan. Lewat counter attack, Jainal berhasil lolos dari kawalan pemain belakang. Dan pemain mungil ini pun kembali membawa Petro unggul 2-1.

Kegembiraan Kebo Giras semakin terasa lengkap, saat Nyema Sie Collins yang masuk menggantikan Widodo menambah satu gol untuk kemenangan Petro. "Gol ini menjadi bukti bahwa saya belum habis, dan masih bisa memberikan yang terbaik untuk tim ini. Saya sendiri tidak tahu kenapa Sikov tidak pernah memasang saya," ujar Nyema.

Apresiasi sendiri juga layak diberikan kepada kiper Syahbani. Meski harus bertarung di bawah cap penghianat oleh suporter, mantan kiper PSDS itu justru tampil gemilang. Beberapa kali, Syahbani menyelematkan gawang Petro dari bombardir pemain depan PSDS. (ruf/jpnn)

Back

SECTION 1
Title 1
Title 2
Title 3

SECTION 2
Title 1
Title 2
Title 3
Title 4