Cinta Satu Penilaian Semula II (buat Sarah)

Sewaktu sebermula sekuntum senyum manis teras

Semalam berlalu esok menanti

Apakah cinta itu sekadar meniti hari ini

atau pun hanya mengharap kebaikan masadepan?

 

Atau haruskah tragedi Laila dan Qais berulang kembali

Akan diulang-tayangkah kesedihan kisah Romeo dan Juliet

Atau flash-back dukalara Uda dan Dara

Atau apakah masih ada yang sanggup memetik mawar merah

  biarpun akan tertusuk duri di jari jemari?

 

Setiap detik manis mencambahkan angan-angan yang panjang

Biarpun yang manis itu mengandungi racun berbisa

Setiap keindahan akan mengundang kegembiraan

Walaupun kesengsaraan mungkin menyelinap di sebalik keindahan itu

 

Namun begitu sesungguhnya cinta ini perlu dinilai semula

Demi memenuhi mafhum Firman Allah:

"Kalaulah engkau belanjakan segala (harta benda) yang ada di bumi,

Nescaya engkau tidak dapat juga menyatu-padukan di antara hati mereka,

Akan tetapi Allah telah menyatu-padukan di antara (hati) mereka.

Sesungguhnya Dia Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana." (Al-'Anfal : 63)

Alang Bidara (Kuala Lumpur - Jun 2005)