|
Si
misionaris mentertawakan hal itu dan berkata bahwa pada malam
itu hanya dia seorang diri yang berkemah di tengah hutan. Tapi,
anak muda itu tetap bersikeras, dan berkata, "Benar,Pak!
Bukan saya sendiri saja yang melihat para penjaga itu. Kelima
teman saya juga melihat mereka, dan kami bersama-sama
menghitung jumlah penjaga. Karena penjaga-penjaga itulah, kami
lari ketakutan."
Saat
misionaris itu menceritakan hal itu di hadapan jemaat di
Michigan, tiba-tiba ada seorang jemaat yang menyela khotbahnya
dan bertanya kapan peristiwa itu terjadi. Misionaris itu lalu
menyebutkan hari terjadinya peristiwa itu.
Jemaat
yang menyela tadi lantas bercerita pada misionaris itu: "Insiden
yang anda alami di Afrika itu terjadi di malam hari, tapi saat
itu di sini masih pagi, saya sedang mempersiapkan diri untuk
main golf. Saya sedang berlatih dengan pukulan ringan saat
saya terdorong untuk berdoa bagi anda.
Dorongan
Allah tersebut sangatlah kuat, lalu saya mengundang beberapa
jemaat lain untuk bertemu di gereja ini dan bersama-sama
mendoakan anda. Jemaat yang bersama-sama saya pada saat itu
berdoa, saya undang untuk berdiri!"
Para
jemaat yang dimaksud semuanya berdiri. Misionaris itu tidak
terlalu memikirkan tentang siapakah mereka, namun dia terlalu
sibuk menghitung jumlah jemaat yang berdiri tersebut. Semuanya
ada 26 jemaat!
Kesaksian ini dapat digunakan sebagai contoh tentang bagaimana
Roh Allah bekerja dengan cara yang luar biasa. Bila anda
menerima dorongan seperti itu, segeralah dilaksanakan. Ada
orang yang merindukan dan memerlukan dukungan doa anda saat
itu juga.
Sumber:
Prayer Track News.
[^]Home
Base<:> |