Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!
border=0 border=0 border=0 border=0 border=0
Halaman border=0 header border=0
border=0 border=0 border=0 border=0 border=0
border=0
border=0 cerita pilihan
border=0

Teman adalah hadiah dari Yang Di Atas buat kita. 
Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan 
ada yang bungkusnya jelek.

Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, 
atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja, atau malah menjengkelkan.

Seperti hadiah, ada yang isinya bagus 
dan ada yang isinya jelek.

Yang isinya bagus punya jiwa yang begitu indah sehingga kita terpukau ketika berbagi rasa dengannya, ketika kita tahan menghabiskan waktu berjam-jam saling bercerita dan menghibur, menangis bersama, dan tertawa bersama.. 
Kita mencintai dia dan dia mencintai kita.

Yang isinya buruk punya jiwa yang terluka.
Begitu dalam luka-lukanya 
sehingga jiwanya tidak mampu lagi mencintai,
justru karena ia tidak merasakan cinta dalam hidupnya. 

Sayangnya yang kita tangkap darinya 
seringkali justru sikap penolakan, dendam, kebencian, iri hati, kesombongan, amarah, dan lain-lain. 

Kita tidak suka dengan jiwa-jiwa semacam ini 
dan mencoba menghindar dari mereka.

Kita tidak tahu bahwa itu semua BUKANlah karena mereka ada dasarnya buruk, tetapi ketidakmampuan jiwanya memberikan cinta karena justru ia membutuhkan  cinta kita, membutuhkan empati kita, kesabaran dan keberanian kita untuk mendengarkan luka-luka terdalam yang memasung jiwanya.

Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang 
yang terluka lututnya berlari bersama kita? 
Bagaimana bisa kita mengajak seseorang yang takut air berenang bersama?

Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan, bukan mencaci mereka karena mereka tidak mau berlari atau berenang bersama kita.

Mereka tidak akan bilang bahwa "lutut" mereka luka atau mereka takut air", mereka akan bilang bahwa mereka tidak suka berlari atau mereka akan bilang berenang itu membosankan. 

It's a defense mechanism. 
Itulah cara mereka mempertahankan diri.

Mereka tidak akan bilang: Mereka akan bilang:
"Aku tidak bisa menari" 
"Menari itu tidak menarik."

"Aku membutuhkan kamu" 
"Tidak ada yang cocok denganku."

"Aku kesepian" 
"Teman-temanku sudah lulus semua"

"Aku butuh diterima" 
"Aku ini buruk, siapa yang bakal tahan denganku.."

"Aku ingin didengarkan" 
"Kisah hidupku membosankan.."

 

..NEXT >>

<<*HOME BASE*>>

border=0
 Atas

  Short Cut Link
 
  About Us:
 

Sejarah Korem

  Aktivitas
  Hubungi kami
 
  Resources:
  Renungan Harian
  Ringkasan kotbah
  Bahan PA
 

 

E-Plus:

 

Resensi Film

 

Game

 

Artikel Terpilih

 

 

TNT E-zine

 

TNT Terbaru

 

 

L i n k:

 

Christian Link

  Cool Websites
 

emailIngin mengirimkan
tanggapan dan
sharing kamu tentang berbagai hal?
Kirimkan aja via email
di alamat ini mail us

© Komisi Remaja GKJMB
Agustus 2000