Kiranya Saat kematianku Benar-benar Tiba

Sesungguhnya apabila saat itu benar-benar tiba
Ketahuilah bahawa...
Aku telah dikunjungi Malaikat Maut
Tamatlah rezeki yang dapat kukaut
Di sinilah berakhirlah nafas yang kuhembus...
Yang tinggal hanyalah sepotong nama

Taulan,
Aku memohon kemaafan dari kalian semua
Walaupun kutahu...terlambat sudah segalanya
Pun begitu...terimakasih di atas segala memori ceria

Wahai sahabatku,
Halalkanlah makan dan minumku serta segala-galanya
Pahatkanlah detik-detik kegirangan sewaktu kita bersama
Padamkanlah segala duka nestapa yang telah ada
Maafkan juga atas gurauanku yang sumbang di mata
Atau kedapatan hati-hati kecilmu yang terguris
Permergiaan yang abadi ini janganlah dikau tangis
Kiranya saat itu benar-benar tiba
Sudilah kalian semua, sedekahkan secebis al-Fatihah
Ataupun juga suratul-Yassin penyejuk suasana
Moga rohku dicucuri rahmat dan tenang bersemadi

Wahai bondaku yang tercinta,
Ampunkanlah dosa anakmu
Kiranya aku terkasar di luar sangka
Halalkan juga titisan susumu
Juga rezeki yang dikau suapi
Sehingga ke saat hembusan nafas akhir ini
Sesungguhnya syurgaku di telapak kakimu

Aduhai saudara-saudaraku,
Andainya saat kematianku telah tiba
Segala yang telah dinamakan ke atas daku
Rumah, tanah dan harta sekiranya ada
Bahagikanlah seadil-adilnya
Berlandas syara' yang telah tertera
Bahkan sesungguhnya aku benar-benar redha

Andainya kalian semua
Tidak keberatan untuk tunaikan apa yang aku minta
Saat kalian kebumikan jenazahku nanti
Kebumikanlah di sisi ayahandaku yang amat tercinta

Wahai dunia,
Tiba saatnya aku tinggalkan engkau dan segala isinya
Di alam barzakh tempat perhentian sementara
sementara menunggu masa untuk di hitung dikira

Moga bila saat kematian yang tiba
Ya Rabbul Izzati.....
Kurniakanlah daku dua perkara kalau tidakpun tiga
Ilmu yang dimanafaatkan serta amal jariah yang ditempa
Tetapi mungkin tidak untuk doa dari seorang anak yang sholih

June 1, 1998