Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!

FAJAR PENCERAHAN DI BUKIT KESADARAN

Lintang Manunggal Sewaka Duto

 

Home

Embun Pagi

Lintang

Manembah

Maneges

Lintang Manunggal

Dwi Ponggo Seto

Tri Ratna

Renungan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PAL GHANA MANEGES

GHANA adalah sebutan untuk liman yang sudah menjadi DEWA. Nama lain Ghana adalah GANESYA, yaitu Dewa Ilmu Pengetahuan.

Ghana Maneges artinya Gajah bertanya, yang dimaksud dengan bertanya adalah memohon petunjuk, mempelajari, menelaah, mengusut sesuatu hal yang belum diketahui, sehingga mendapatkan jawaban, makna, arti, penjabaran atas sesuatu yang dikehendaki.

Istilah GHANA MANEGES tidak dapat begitu saja diartikan sebagai Gajah Bertanya. hal ini disebabkan simbol " GHANA " mempunyai makna Dewa Gajah. Dewa dalam hal ini hanyalah merupakan kata "pinjaman" yang tidak mempunyai kaitan denga salah satu agama tertentu, tetapi kata Dewa di sini lebih terasa / bermakna kultur budaya. Jelas istilah " Dewa " ini melambangkan, " mengganti " sebutan manusia yang dekat dengan Tuhan; yang jiwanya sudah berusaha mengemukakan keutamaan - keutamaan rohani, dan mengurangi sasaran tujuan kehidupan.

 

KEMANA JIWA LIMAN MOHON PETUNJUK ?

Sebagai manusia biasa, manusia memohon petunjuk pada orang lain yang dianggap " lebih tahu " daripada dirinya sendiri. Secara wajar hal ini sudah benar, sama sekali tidak salah. Akan tetapi sehakekat dengan jiwa liman yang selalu menghadapkan cipta - rasa - karsanya pada KARSA TUHAN YANG MAHA BERKEHENDAK; maka secara fisik manusia bertanya pada orang lain, namun secara batiniah selalu bertanya pada TUHAN. Hal ini bukan berarti menganggap orang lain itu adalah Tuhan, tetapi denga pengertian bahwa TUHANPUN MENYERTAI orang tersebut. Disinilah manusia liman langsung dapat mempratekkan penghayatan tentang SALIB yang terdiri dari garis vertikal dan garis horisontal, yang mengandung arti pula " Hablum min Allah dan Hablum min Annas ". Hal ini sehakekat pula dengan gading gajah yang tumbuh di kedua sisi belalai, tidak pernah bertemu tetapi selalu menyatu dari pangkal mulut dan berkembang bersamaan.

Perlu diketahui bahwa kedua gading gajah tumbuhnya TIDAK BERSAMAAN. Ini menandakan bahwa kesadaran hubungan terhadap TUHAN YANG MAHA ADA dan hubungan kemanusiaan tidak pernah tumbuh bersamaan.  Maka dalam pola laku batin, darma bakti pada sesama  harus dilanjutkan untuk kemuliaan Tuhan, dan  darma bakti  pada Tuhan harus bertujuan untuk kesejahteraan dan memuliakan alam semesta dan manusia. Dengan demikian akan timbul / tertanam ikrar : " Aku mencintai Tuhan, dengan jalan aku mencintai ciptaan Tuhan, dan  aku mencintai alam semesta seisinya untuk baktiku kepada Tuhan ".

 

PAL GHANA MANEGES :

Pal adalah patokan atau batu penjuru. Ghana adalah Ganesya yaitu Dewa Gajah atau Gajah yang menjadi dewa. Dalam pewayangan Ganesya adalah dewa pengetahuan. Maka insan Liman adalah manusia yang selalu mengejar pengetahuan. Dalam hal PAL GHANA MANEGES, terkandung makna : manusia mohon petunjuk kepada Tuhan.

 

 

 
Fajar Pencerahan di Bukit Kesadaran