Rindu

Melesat ke benak.
Mengotak-otak rindu terbenam dalam
Setiap kata melirik.
Menghentak-hentak kembali:
Siapa bersamanya?
Aku bukan pemikat pantun
yang santun memandu alam ke dalam jiwa
Aku bukan pemikat pantun
yang runtun membuka mata kerakap nyawa
aku kata yang datang dan mengoyak-oyak waktu yang terbang.
Sia-sia
Aku kata yang berbaris merentak-rentak keluar dari makna.
Siapa butuh siapa?
Aku kata rindu cinta
rindu malamNya
siangNya
kata malamNya
cinta Rindu
kataNya!

Johor Bahru - Jakarta 1999