"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan
di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatirkan terhadap
(kesejahteraan) mereka" (QS. An-Nisaa 4 : 9)
Mempersiapkan anak hidup pada masanya adalah kewajiban semua pihak,
termasuk di dalamnya orang tua, sekolah (guru), masyarakat dan pemerintah.
Faktor yang sangat menentukan dalam menyiapkan generasi mendatang adalah
lingkungan dan pendidikan dimana anak tumbuh dan berkembang.
Oleh karenanya perlu dipersiapkan pola pendidikan yang dapat
mengembangkan fitrah manusia (jasadiyah dan ruuhiyah) dan fungsi manusia
(hamba Allah dan Khalifah Allah) serta lingkungan yang mendukung upaya
pencapaian tersebut.
Untuk mencapai maksud tersebut di atas, Yayasan pendidikan Islam Al-Muslim,
mengembangkan pola pendidikan Taman Kanak-kanak sampai Sekolah Lanjutan
Tingkat Atas, berada dalam satu lingkungan dan belajar satu hari penuh
full day school(Pukul 07.30 - 16.00).
Membina manusia baik secara pribadi atau kelompok, sehingga mampu
menjalankan fungsinya sebagai hamba Allah dan Khalifah Allah,
agar menjadi manusia yang bertaqwa.
Membentuk manusia yang cemerlang akalnya, bersih hatinya dan sehat
fisiknya.
Mengembangkan potensi intelektual, potensi ilahiah dan potensi
kepemimpinan.
Memberikan pengetahuan dan ketrampilan untuk menghadapi kasus,
situasi dan kondisi.
Kurikulum yang digunakan TK/SD Islam Al-Muslim merupakan paduan antara
kurikulum Departemen pendidikan dan kebudayaan, Departemen Agama dan
Yayasan Al-Muslim.
Mata Pelajaran yang diberikan misalnya :
Aqidah/Akhlaq.
Praktek Ibadah.
Bahasa (Indonesia, Inggris, Arab).
Matematika, IPA, IPS.
Tilawah Qur'an dan Tahfizhul Qur'an.
Komputer.
Leadership Skill.
Karya Ilmiah Anak, Tata Boga, Kesenian, Bela diri, dll.
TK/SD Islam Al-Muslim diasuh oleh para pendidik yang berdedikasi
untuk mengembangkan pendidikan Islam, dengan latar belakang pendidikan
UGM, UI, UNPAD, IPB, UNDIP, IKIP Negeri, IAIN, Pondok Pesantren dan lainnya.
Metode pengajaran yang diterapkan adalah learning by doing,
yang menuntut kreatifitas, inisiatif dan disiplin, bukan saja dari siswa
tapi juga dari tenaga pendidik.
Dan dengan areal pendidikan seluas 3,7 Ha, dengan keteduhan pepohonan,
belajar tidak hanya terfokus di dalam kelas tetapi juga di luar kelas.
Tersedia juga areal untuk bermain di bawah keteduhan pohon buah-buahan
yang jauh dari polusi.