Site hosted by Angelfire.com: Build your free website today!

 

   UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

    (UIN) MALANG

Jl. Gajayana 50 Dinoyo Malang 65144 Telp. 62-341-551354 Facs. 62-341-572533 Jawa Timur

Program Pendidikan
Home Konsep Pendidikan Program Pendidikan Program Studi Pascasarjana Adm. Akademik Kalender Akademik Lembaga & Unit Pendaftaran Kolom Berita

 

[Under Construction]

[ Warta UIN ]

Minggu, 08 Mei 2005

Perempuan Berandil Besar Ciptakan Perdamaian [detail]

 

Selasa, 19 Okt 2004 

Sehari Sebelum Diganti, Menteri Agama Lantik Pejabat [detail]

 

Kamis, 14 Okt 2004

Menjadikan UIN Pusat Kajian Islam [detail]

 

Jumat, 08 Okt 2004

Hari ini UIN Malang Diresmikan 4 Kali Ganti Nama [detail]
 

Jumat, 08 Okt 2004

Hari Ini UIN Diresmikan, Dapat Dana Rp 300 M untuk Kualitas Kampus [detail]

 

Dua PT Islam Berubah Menjadi Universitas [detail]

 

Kamis, 30 Sept 2004  

IAIN akan Ditinggalkan Masyarakat Bila tak Berubah [detail]

 

28 Sept 2004

Penyerapan Pinjaman IDB Baru Sekitar 30 Persen [detail]

 

Jum'at, 17 Sept 2004
WACANA PERUBAHAN NAMA INSTITUT, KERJA SAMA UIN ”SUKA” YOGYAKARTA-KR (2); Menatap Masa Depan IAIN Pasca UIN [detail]

 

Jumat, 10 Sept 2004

PTI Perlu Merujuk ke Barat [detail]
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengertian dan Tujuan

Program Pendidikan adalah aktivitas yang memuat kebulatan pengalaman belajar dalam ilmu pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang dilaksanakan oleh masing-masing jurusan. Pada saat ini UIN Malang membuka enam fakultas yakni Tarbiyah, Bahasa dan Sastra, Syari’ah, Psikologi, Sains dan Teknologi, serta Ekonomi.

Program Pendidikan bertujuan  untuk menyiapkan lulusan yang : 

  • memiliki  kemantapan aqidah dan kedalaman spiritual,  keagungan akhlak atau moral, keluasan ilmu pengetahuan, dan  kematangan profesional; 

  • mampu mengintegrasikan kepribadian ulama dengan intelektualitas dan profesionalitasnya, dan/atau mengintegrasikan profesionalitas dan intelektualitas dengan kepribadian ulama, yang diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di tengah-tengah kehidupan dunia yang semakin global; 

  • mampu menafsirkan dan menjelaskan ajaran dan nilai-nilai fundamental Islam dalam konteks kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perkembangan zaman; 

  • mampu menjadi tenaga yang mengembangkan profesionalitas dan kreativitasnya secara berkelanjutan, serta mampu berkompetisi di tengah-tengah kehidupan yang semakin global; dan 

  • mampu melakukan riset di bidang  ilmu pengetahuan dan  teknologi serta seni yang bernafaskan Islam selaras dengan konsentrasi studinya untuk kepentingan pembangunan dunia Islam.

Jenis Program Pendidikan

  1. Program Pendidikan terdiri atas program gelar dan non-gelar

  2. Program gelar terdiri atas program Sarjana (S-1), dan Program Pascasarjana (S-2).

  3. Program non-gelar terdiri atas program Diploma 2 dan Program Akta IV.

Program pendidikan UIN Malang dikembangkan ke dalam enam  fakultas dan sepuluh jurusan/program studi, serta program Pascasarjana dengan dua konsentrasi yaitu : 

1. Fakultas Tarbiyah (Pendidikan)

  • Jurusan Pendidikan Islam

  • Jurusan Pendidikan IPS

  • Program Diploma

  • Program Akta IV

2. Fakultas Syari’ah Jurusan Al-Akhwalus Syakhsyiyah
3. Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen
4. Fakultas Bahasa dan Sastra :

  • Jurusan Bahasa Arab

  • Jurusan Bahasa Inggris

5. Fakultas Psikologi Jurusan Psikologi
6. Fakultas MIPA :

  • Jurusan Matematika

  • Jurusan Biologi

  • Jurusan Fisika

  • Jurusan Kimia

7. Program Pascasarjana

  • Konsentrasi Pembelajaran Bahasa Arab

  • Konsentrasi Manajemen Pendidikan Islam

Beban Kredit untuk setiap Jenjang Program

Jenjang Program          Beban Kredit
Diploma 2                            90 SKS
Sarjana                               160 SKS
Akta IV                                 40 SKS
Pascasarjana            40 – 45 SKS

Masa Studi Setiap Jenjang Program

Jenjang Program  Waktu Studi
Diploma 2                            4 – 8   semester
Sarjana                                  8 – 14 semester
Akta IV                                 2 – 4   semester
Pascasarjana                      4 – 8   semester

Struktur Keilmuan yang Dikembangkan

Untuk memenuhi tuntutan masa depan yang sangat kompleks, diperlukan langkah-langkah strategis baik yang menyangkut aspek ideal, struktural, dan institusional.

Yang menyangkut aspek ideal telah dikembangkan visi dan misi UIN Malang secara jelas seperti diuraikan di atas. Yang menyangkut aspek struktural telah dikembangkan tradisi-tradisi akademik dan spiritual yang akan bermuara pada terbentuknya pribadi yang memiliki kedalaman ilmu dan spiritual serta keagungan akhlak. Sedangkan yang menyangkut aspek institusional dikembangkan fakultas-fakultas dan jurusan-jurusan baru serta penambahan unit-unit kerja baru untuk mempercepat gerak dan langkah pengembangan.

Dengan menjadi universitas maka bidang studi yang dikembangkan disamping bidang pendidikan (Tarbiyah), Hukum Islam (Syariah), Psikologi, Ekonomi (Manajemen), dan MIPA, juga akan dikembangkan bidang studi Teknik  Informatika, Teknik Arsitektur, Pertanian dan Pengelolaan Sumberdaya Alam, serta Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat.

Untuk merealisasikan aspek-aspek pengembangan dimaksud diperlukan bangunan struktur keilmuan yang jelas. Sebagai UIN, bangunan struktur keilmuan yang dikembangkan didasarkan atas universalitas ajaran Islam yang digambarkan sebagai sebuah pohon yang kokoh dan rindang. Pohon yang memiliki akar yang teguh menghujam ke bumi. Akar yang kokoh itu akan membentuk batang, dahan, cabang dan ranting yang kokoh pula, serta daun yang subur sehingga menghasilkan buah yang segar dan melimpah. Pohon yang kokoh dan rindang itu digunakan sebagai metafora untuk menggambarkan struktur keilmuan yang dikembangkan oleh UIN Malang.

Metafora berupa pohon untuk menjelaskan keilmuan yang dimaksud itu dapat dijelaskan sebagaimana uraian berikut. Akar berfungsi untuk menyangga tegak dan kokohnya batang, di samping untuk meraup saripati makanan dari tanah. Karena itulah, akar dijadikan tamsil sebagai fondasi keilmuan. Yang termasuk dalam komponen fondasi/akar itu adalah : (1) Bahasa Arab dan Inggris, (2) Filsafat, (3) Ilmu ke-Alaman, (4) Ilmu Sosial dan (5) Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan.

Kemampuan dan penguasaan yang matang terhadap fondasi/akar keilmuan tersebut akan memudahkan para mahasiswa untuk memahami keilmuan Islam yang digambarkan dengan batang sebuah pohon yang harus dikuasai oleh setiap mahasiswa UIN Malang, yaitu (1) al Qur’an dan As-Sunnah, (2) Sirah Nabawiyah, (3) Pemikiran Islam (Teologi, Fiqih, dan Tasawuf), dan (4) pemahaman terhadap masyarakat Islam.

Sedangkan dahan dan ranting digunakan untuk menggambarkan bidang ilmu yang dikembangkan. Ilmu-ilmu yang dimaksudkan –sementara ini—, yaitu (1) Tarbiyah, (2) Syari’ah, (3) Adab/Bahasa dan Sastera, (4) Psikologi, (5) MIPA Matematika, Biologi, (6) Ekonomi (Manajemen), dan (7) Ulumul Qur’an. Pada tahap berikutnya akan dikembangkan ilmu-ilmu meliputi : (8) Teknik Informatika,  (9) Teknik Arsitektur, (10) Fisika & Kimia, dan lain-lain.

Pohon yang memiliki akar, batang dan dahan serta ranting yang kokoh akan menghasilkan buah yang segar dan melimpah. Dalam kerangka keilmuan yang dikembangkan oleh UIN Malang, buah digambarkan sebagai iman dan amal saleh.

Untuk merealisasikan pemikiran tentang struktur keilmuan yang digambarkan dengan sebuah pohon yang kekar dan kokoh itu, UIN Malang mengambil kebijakan bahwa semua mahasiswa (tanpa melihat jurusan atau program studinya) lebih dahulu harus menguasai pondasi (akar) keilmuan, sebelum mengkaji ajaran Islam (yang digambarkan sebagai sebuah batang) dan kemudian mengkaji keilmuan sesuai dengan pilihan disiplin ilmu yang dikembangkan (yang digambarkan sebagai sebuah dahan dan ranting) seperti Tarbiyah, Syari’ah, Adab/Bahasa, Psikologi,  Ekonomi, Tehnik, MIPA, Komunikasi, dan lain sebagainya.

Mengikuti pemikian Imam al-Ghazali tentang klasifikasi ilmu, maka struktur keilmuan yang dikembangkan digambarkan sebagai sebuah akar dan batang yang keberadaannya dikategorikan sebagai wajib ain. Sedangkan penguasaan bidang studi digambarkan sebagai dahan dan rantingnya yang keberadaanya dikategorikan sebagai wajib kifayah,  yakni kewajiban setiap mahasiswa untuk menguasai dan mengembangkan program studi sesuai dengan pilihannya.

Praktik Kerja Lapangan Integratif Program (S1)

1. Pengertian PKLI
Praktek Kerja Lapangan Integratif (PKLI) merupakan kegiatan akademik yang dilaksanakan oleh mahasiswa, disusun atas dasar visi dan misi yang termuat dalam tujuan UIN Malang dan merupakan perpaduan antara kegiatan PKL, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam jangka waktu yang ditetapkan dengan prinsip belajar berkelanjutan yang memberikan makna langsung bagi mahasiswa dan masyarakat.

2. Visi PKLI di UIN Malang

  • Terwujudnya sinergi antara UIN Malang dengan institusi-institusi dan masyarakat pengguna lulusan.

  • Terwujudnya integrasi antara ketiga dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

  • Tercerminnya empat kekuatan, yaitu kemantapan akidah dan kedalaman spiritual, keluhuran akhlak, keluasan ilmu, dan kematangan profesional dalam menjalankan tugas atau pekerjaan sesuai dengan bidang keahliannya.

3. Misi PKLI di UIN Malang

  • Menjadikan institusi-institusi dan masyarakat pengguna lulusan sebagai sasaran dan prioritas utama dalam pengembangan program kerja PKLI.

  • Menjadikan institusi-institusi dan masyarakat pengguna lulusan sebagai wahana praktik, pendalaman serta penghayatan empirik selaras dengan program studi yang ditekuni.

  • Menghantarkan mahasiswa agar memiliki kemampuan mengintegrasikan teori/ konsep, praktik/ penerapan, dan pengkajian mendalam terhadap ilmu pengetahuan sesuai dengan keahliannya.

  • Menghantarkan mahasiswa agar mampu menyikapi bidang keahliannya atas dasar empat kekuatan utama, yaitu kemantapan akidah dan kedalaman spiritual, keluhuran aklak, keluasan ilmu dan kematangan profesional.

4. Ruang Lingkup
Ruang lingkup kegiatan PKLI mencakup tiga bidang:

  • PKL (Praktek Kerja Lapangan), yakni melaksanakan kegiatan profesional dibidangnya dan memberikan bantuan serta pembinaan dalam manajemen kelembagaan.

  • Penelitian, yakni mengadakan penelitian tentang pelbagai problema bidang masing-masing baik yang terdapat di masyarakat maupun di lembaga yang bersangkutan.

  • Pengabdian kepada masyarakat, yakni melakukan kegiatan yang diarahkan kepada peningkatan manajerial, bantuan problem solving masyarakat didasarkan atas kemampuan profesi akademik, kualitas kehidupan keagamaan dan kelembagaan.

5. Tujuan PKLI
Adapun tujuan PKLI adalah:

  • Melatih mahasiswa untuk menangani dan memecahkan pelbagai problema profesi bidang akademik yang digeluti, keilmuan dan sosial keagamaan secara profesional dan bertanggungjawab.

  • Membangkitkan rasa memiliki dan meningkatkan penghayatan terhadap lembaga-lembaga profesi dan sosial-keagamaan sebagai salah satu garapan yang sesuai dengan bidang keilmuannya.

  • Meningkatkan kualitas calon tenaga profesional di bidang profesi, keilmuan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

  • Mengembangkan wawasan dan keterampilan tentang bidang profesi keilmuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat

  • Membantu pembinaan dan pengambangan lembaga-lembaga profesi dan instansi terkait serta sosial keagamaan yang menjadi sasaran PKLI.

  • Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan lembaga profesi dan sosial-keagamaan.

  • Menumbuhkan motivasi dan inovasi dalam pengelolaan bidang profesi dan sosial-keagamaan.

6. Sasaran
Sasaran PKLI adalah lembaga profesi dan instansi yang terkait dengan bidang  akademik yang dikembangkan oleh UIN Malang dan sosial keagamaan serta masyarakat sekitar lembaga-lembaga tersebut. Penetapan sasaran ini berdasarkan pertimbangan:

  • UIN Malang sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam, mempunyai tanggungjawab moral untuk ikut serta memajukan profesi dan lembaga sosial-keagamaan, dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan beragama, akademik dan kelembagaan.

  • Terbentuknya koordinasi dan komunikasi yang mantap antara UIN Malang dengan pengelola lembaga profesi, pimpinan/ pejabat terkait, tokoh-tokoh masyarakat, dan masyarakat sekitarnya.

Praktik Pengalaman Lapangan Program D2

1.  Pengertian
PPL adalah kegiatan belajar mahasiswa yang dilakukan di lapangan (Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar Islam) meliputi kegiatan pelatihan mengajar, membimbing siswa, mempelajari administrasi madrasah/sekolah, menciptakan suasana religius dan atau tugas-tuigas kependidikan lainnya secara terbimbing dan terpadu sebagai wahana pembentukan profesi kependidikan.

2.  Tujuan dan Fungsi
PPL bertujuan memberikan pengalaman lapangan kependidikan kepada mahasiswa tentang kegiatan mengajar di kelas, memberikan layanan bimbingan kepada siswa MI, mengetahui administrasi MI/SDI, menciptakan suasana religius, dan atau tugas-tugas kependidikan terkait untuk menjadi tenaga pendidik yang profesional.

PPL berfungsi menumbuhkan kemampuan profesional keguruan pada diri mahasiswa calon guru. Secara rinci fungsi PPL adalah 

  • mengakrabkan mahasiswa dengan dunia MI/SDI, 

  • mengembangkan kemampuan untuk menguasai dan menerapkan berbagai ketrampilan dasar mengajar dan ilmu-ilmu kependidikan di lapangan 

  • mengembangkan kemampuan mengajarkan berbagai mata pelajaran MI/SDI serta melaksanakna tugas lain sebagai guru MI/SDI dengan memanfaatkan bantuan profesional dari para pembimbing, dan 

  • mengembangkan kemampuan untuk mengajar dan melaksanakna tugas lain sebagai guru MI/SDI secara mandiri.

3.  Status Program

  • PPL berstatus intrakurikuler yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa di PGMI UIIS Malang dalam rangka mengintegrasikan pengetahuan teoritis yang diperoleh dari perkuliahan di kampus dengan pengalaman praktik di lapangan.

  • PPL berbobot 4 sks dengan rincian PPL I 1 (satu) sks dan PPL II 3 (tiga) sks.


4.  Jenis Program
PPL keguruan Program D2 PGMI meliputi :

  • PPL I adalah PPL keguruan yang dilaksanakan di kampus untuk mempersiapkan mahasiswa mengikuti PPL II.

  • PPL II adalah praktik pengalaman lapangan keguruan yang dilaksanakan oleh mahasiswa di madrasah untuk mendapatkan pengalaman lapangan tentang tugas-tugas guru mengajar, membimbing siswa, administrasi madrasah, penciptaan suasana religius di madrasah dan atau tugas-tugas kependidikan lainnya.

5. Persyaratan dan Pelaksanaan

  • Mahasiswa program D2 boleh mengikuti PPL, apabila memenuhi persyaratan:

    • sudah lulus semua mata kuliah dasar kependidikan (MKK)

    • telah lulus dan atau sedang menempuh minimal 34 sks mata kuliah bidang studi (MKBS)

    • Sudah terdaftar sebagai mahasiswa pada semester dimana ia mengambil program PPL dengan menunjukkan Kartu Tanda Regestrasi.

  • PPL dilaksanakan dengan ketentuan:

    • PPL I dilaksanakan selama satu semester meliputi kegiatan pemahaman administrasi dan pengelolaan sekolah, tugas dan tanggung jawab guru di madrasah, penguasaan kurikulum bidang studi (GBPP) penyusunan program pengajaran, ketrampilan dasar mengajar, bimbingan siswa, dan evaluasi belajar siswa.

    • PPL II dilaksanakan selama enam minggu di akhir perkuliahan semester IV meliputi kegiatan observasi, praktik mengajar, membuat laporan pengelolaan madrasah, laporan layanan bimbingan siswa, dan laporan kegiatan penciptaan suasana religius.

Penulisan Skripsi

Skripsi adalah karangan ilmiah yang disusun mahasiswa dalam rangka menyelesaikan studi program sarjana Strata Satu (S1) berdasarkan hasil penelitian mandiri, baik dalam bentuk penelitian lapangan maupun kepustakaan terhadap suatu masalah aktual yang dilakukan secara seksama dan terbimbing.

1.  Tujuan Penulisan Skripsi
Penulisan skripsi dimaksudkan untuk: 

  • Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan cara berfikir yang konsepsional dalam memecahkan suatu masalah dibidang spesialisasinya, kemudian membuktikan kebenaran konsep atau teori tersebut secara empiris, 

  • Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berlatih mengembangkan konsep atau teori yang sudah ada, mengoreksi konsep atau teori yang ternyata salah atau menemukan konsep atau teori yang baru sama sekali dibidang spesialisasinya, 

  • Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk ikut berpartisipasi dalam mencari pemecahan berbagai masalah kehidupan secara ilmiah, 

  • Sebagai bahan evaluasi penyelesaian studi mahasiswa. 

Masalah yang menjadi pokok bahasan skripsi harus disesuaikan dengan jurusan atau keahlian yang dikem­bangkan mahasiswa dan dibimbing oleh seorang dosen  pembimbing yang ditunjuk oleh Ketua Jurusan atas persetujuan Dekan. Penulisan skripsi sebagai bahan studi harus dipertahankan dihadapan Tim Penguji.

2.  Ketentuan Penulisan Skripsi
Setiap mahasiswa program S1 UIN Malang pada semua fakultas (jurusan) wajib menyusun skripsi untuk mengakhiri studinya. Skripsi dapat diprogram pada semester tertentu setelah mahasiswa memperoleh  sedikitnya 120 SKS dengan ketentuan sebagai berikut :

  • Judul dan kerangka pembahasan skripsi harus sesuai dengan disiplin ilmu/program studi/jurusan yang ditekuni mahasiswa.

  • Proposal skripsi terlebih dahulu harus mendapat persetujuan dari ketua jurusan untuk menghindari duplikasi.

  • Penulisan skripsi dibimbing oleh seorang dosen yang memenuhi persyaratan akademis.

  • Bagian isi skripsi sekurang-kurangnya 40 halaman yang diketik dua spasi berbahasa Indonesia, Arab atau Inggris.

  • Skripsi yang sudah selesai dan disetujui dosen pembimbing diserahkan ke Sub-Bagian Akademik Kemaha­siswaan (BAK) sebanyak 3 eksemplar untuk diuji dihadapan Tim Penguji Skripsi.

  • Skripsi yang telah disahkan oleh Dekan dijilid dengan baik rangkap 1 (satu) dan diserahkan ke Jurusan selambat-lambatnya satu bulan setelah ujian. 

3.  Syarat penguji/pembimbing skripsi.

  • Pembimbing dan penguji skripsi harus memiliki jabatan akademik serendah-rendahnya lektor kepala atau lektor bergelar Master/Magister dan/atau asisten ahli bergelar doktor.

  • Khusus penguji utama ujian skripsi serendah-rendahnya memiliki jabatan akademik lektor.

Penilaian Hasil Belajar

1.  Pengertian
Evaluasi hasil belajar adalah bagian integral dari kegiatan proses belajar mengajar untuk mengukur dan menilai kemampuan dan kecakapan, sikap dan ketrampilan maha­siswa dalam menerima, memahami dan menguasai materi yang dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

2.  Tujuan Evaluasi Hasil Belajar
Tujuan evaluasi hasil belajar adalah:

  • Untuk mengukur dan menilai keberhasilan mahasiswa dalam memahami dan menguasai materi yang disajikan.

  • Untuk mengetahui keberhasilan penyajian materi oleh tenaga pengajar dan keberhasilan penyelenggaraan pro­gram pendidikan.

  • Untuk mengelompokkan mahasiswa ke dalam beberapa golongan sesuai dengan kemampuannya, yaitu golongan  A (Amat Baik), golongan B (Baik), golongan C (Cukup), golongan D (Kurang) dan golongan E (Gagal).

3.  Jenis-Jenis Evaluasi
Di lingkungan UIIS Malang, evaluasi studi mahasiswa dibedakan menjadi 2 (dua) jenis, sebagai berikut:

a.   Berdasarkan obyek, jenis evaluasi  meliputi:

Evaluasi mata kuliah.

  • Ujian Tengah Semester (UTS) dilaksanakan setelah dosen menyajikan minimal 7 kali tatap muka untuk mata kuliah dengan bobot 2 atau 3 sks, dan 14 tatap muka untuk 4 sks. 

  • Ujian Akhir Semester (UAS) dilaksanakan setelah dosen menyajikan minimal 14 kali tatap muka untuk mata kuliah dengan bobot 2 atau 3 sks, dan 28 tatap muka untuk 4 sks. 

  • Tugas Terstruktur dan Mandiri. Evaluasi tugas terstruktur dilakukan dengan menilai paper atau book report yang ditugaskan oleh dosen. Sedangkan evaluasi tugas mandiri dilakukan dengan mendiskusikan makalah dalam kelas.

Bobot nilai ujian mata kuliah pada akhir semester adalah sebagai berikut: 
20% dari nilai UTS, 40% dari nilai Tugas Terstruktur dan Mandiri, 40% dari nilai UAS

Evaluasi Praktek Kerja Lapangan Integratif (PKLI).
Evaluasi PKLI meliputi:

  • Praktek Pengalaman Lapangan (Profesi) 

  • Praktek Penelitian

  • Praktek Pengabdian Pada Masyarakat

Ujian Komprehensif.
Ujian Komprehensif dimaksudkan untuk mengukur kemam­puan mahasiswa dalam menguasai bidang ilmunya seba­gai prasyarat ujian skripsi, yang meliputi: (1) Bidang Agama; (2) Bidang keilmuan sesuai dengan jurusannya, dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Ujian Komprehensif dilaksanakan oleh Tim Penguji yang ditetapkan oleh Dekan. 

  • Dosen Penguji Komprehensif serendah-rendahnya berpangkat lektor (III c) yang bergelar Master/Mag­ister, atau Asisten Ahli (III b) yang bergelar Doktor. 

  • Mahasiswa dinyatakan lulus ujian komprehensif apabila nilai kesimpulan ujian serendah-rendahnya C (2).

Ujian Skripsi.
Ujian skripsi dimaksudkan untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah sesuai dengan bidang keilmuannya, mulai merencanakan, melaksaanakan dan melaporkan penelitian sersta mempertahankan di hadapan tim penguji skripsi yang dibentuk oleh dekan. Adapun ketentuan ujian skripsi adalah sebagai berikut:

  • Tim penguji skripsi sekurang-kurangnya terdiri dari 3 (tiga) orang yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan penguji utama.

  • Persyaratan penguji skripsi sama dengan penguji komprehensif.

  • Penilaian skripsi meliputi 4 (empat) aspek, yaitu: 

    • Penguasaan metodologi penelitian

    • Penguasaan isi/materi skripsi

    • Organisasi penulisan

    • Sikap mahasiswa

  • Mahasiswa dinyatakan lulus skripsi apabila nilai ujian  serendah-rendahnya  C (2).


b. Evaluasi Studi berdasarkan kurun waktu pelaksanaan dibedakan menjadi 2 (dua) jenis:

Evaluasi belajar akhir semester
Evaluasi belajar akhir semester ialah penilaian terhadap keberhasilan mahasiswa yang dilakukan pada akhir semester, meliputi seluruh mata kuliah yang diprogram mahasiswa pada semester tersebut. Keberha­silan belajar tersebut dinyatakan dengan Indeks Prestasi Semester (IPS).

Setiap kegiatan mahasiswa pada setiap akhir semester harus dievaluasi, di samping untuk mengetahui IPS yang bersangkutan juga untuk menentukan beban studi pada semester berikutnya dan menetapkan sanksi akademis apabila IPS yang bersangkutan kurang atau gagal.

IPS merupakan satuan nilai yang didapatkan dari total perkalian nilai dengan satuan kredit mata kuliah, dibagi dengan total satuan kredit mata kuliah dalam satu semester.

Evaluasi belajar akhir studi
Evaluasi belajar akhir studi program D2 atau S1 ialah penilaian terhadap keberhasilan mahasiswa yang dilakukan setelah seluruh program studi mahasiswa berakhir. Keberhasilan belajar tersebut dinyatakan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

IPK merupakan nilai yang didapat dari total hasil perkalian nilai dengan satuan kredit mata kuliah yang diperoleh (kumulatif), dibagi dengan total satuan kredit mata kuliah.

Evaluasi belajar akhir studi program D2 atau S1 dapat dilaksanakan dengan ketentuan:

  • Telah menyelesaikan beban studi  82 SKS untuk program D2 atau telah menyelesaikan beban studi  160 SKS untuk program S1.

  • IPK akhir studi program D2 dan S1 sedikitnya harus memperoleh nilai 2,00 (cukup).

  • Nilai setiap mata kuliah pada akhir studi sedi­kitnya memperoleh nilai 2 (cukup). Apabila ada mata kuliah tertentu yang memperoleh nilai di bawah 2, maka harus diperbaiki terlebih dahulu.

  • Nilai IPS dan IPK harus ditulis dalam bentuk pembulatan dua angka di belakang koma.

Hasil evaluasi belajar pada akhir semester atau pada akhir studi mahasiswa dapat diberikan predikat sesuai dengan IPS atau IPK yang diperolehnya,   sebagaimana tabel berikut ini :
Adapun rumus untuk menghitung IPS dan IPK pada dasarnya adalah sama, yaitu :

IPS / IPK           Predikat
3,50 - 4,00      Cumlaude
3,00 - 3,49      Amat Baik
2,50 - 2,99      Baik
2,00 - 2,49      Cukup
0,00 - 1,99      Kurang

                                    Total SKS x  Nilai           SKSN
Indeks Prestasi = _____________  =  _______                                     
                                             Total SKS                   SKS

4.  Bentuk-bentuk Evaluasi.
Evaluasi dapat dilaksanakan dalam bentuk :

  •   Evaluasi Tertulis 

  •   Evaluasi Lisan

  •   Evaluasi Praktek.

5.  Pemberian Nilai.

Cara pemberian nilai menggunakan skala nilai  yang dinyatakan dalam bentuk sebagai berikut :
                                Nilai Mata Kuliah 
 Interval           Skor                 Bulat  Huruf       Predikat
80 – 100          3.50  - 4.00           4            A             Sangat baik
70 – 79            2.50  - 3.49            3            B             Baik
60 – 69             2.00 - 2.49            2            C             Cukup
50 – 59             1.00 - 1.99             1            D             Kurang
00 – 49            0.00 - 0.99            0            E             Gagal

6.  Hasil Studi. 

a.  Hasil studi semester
Sebagai konsekwensi dari sistem SKS murni, perolehan IP akan menentukan jumlah SKS yang akan diambil pada semester berikutnya dengan ketentuan sebagai berikut:

                1,0 - 1,9     2,0 - 2,4     2,5 - 2,9    3,0 - 3,4    3,5 - 4,0
22 – 24         C                 B                     A                 A                 A
18 – 20         C                 C                     B                  A                 A
14 – 16          D                 C                     C                  B                 A
10 – 12          E                 D                     C                  C                 B
06 – 08         F                 E                     D                  C                 C

Catatan : 
1)   A  dapat memprogram  =  22 - 24 sks
2)   B  dapat memprogram  = 16 - 20 sks
3)   C  dapat memprogram  = 14 - 16 sks
4)   D  dapat memprogram  = 10 - 12 sks
5)   E  dapat memprogram  =  6 -  8 sks

b.  Hasil studi akhir program.
Seorang mahasiswa dinyatakan telah berakhir menyele­saikan program bila telah lulus :

  • semua mata kuliah yang telah diprogramkan mulai semester 1 (satu) sampai semester terakhir.

  • lulus PKLI

  • lulus ujian komprehensif

  • lulus ujian skripsi. 


c. Yudisium.
Yudisium ditentukan atas dasar perolehan IPK dengan ketentuan sebagai berikut :

 

 IPS / IPK 
Predikat
 3,50 - 4,00 
 3,00 - 3,49 
 2,50 - 2,99 
 2,00 - 2,49 
 0,00 - 1,99 
Cumlaude
Sangat Memuaskan
Memuaskan
Cukup
Kurang

 

Untuk saran dan pertanyaan tentang situs ini mohon kirim e-mail ke ariefkom@hotmail.com
Copyright © 2005 UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MALANG
Update : 05/17/05